Liputan6.com, Jakarta Real Madrid harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan atas Real Mallorca di Santiago Bernabeu. Tertinggal lebih dulu, Los Blancos membalikkan keadaan menjadi 2-1 berkat gol Arda Guler dan Vinicius Junior. Hasil ini sekaligus menjaga rekor sempurna mereka dengan tiga kemenangan beruntun di awal musim La Liga.
Di balik skor akhir, laga ini juga memperlihatkan dominasi statistik sejumlah pemain. Nama-nama seperti Dean Huijsen, Arda Guler, dan Vinicius Junior mencuri perhatian lewat kontribusi mereka. Mallorca sendiri juga menyisakan catatan menarik meski akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah.
Para pemain di lini tengah dan belakang Madrid menunjukkan kualitas distribusi bola yang solid. Eder Militao mencatatkan akurasi operan 93,6 persen, diikuti Alvaro Carreras dengan 91,2 persen dan Dani Ceballos 88,2 persen. Sementara itu, dari kubu Mallorca, Samu Costa juga impresif dengan akurasi 93,3 persen.
Dominasi Huijsen, Guler, dan Vinicius
Dean Huijsen menjadi motor penting dalam pembangunan serangan Madrid. Ia mencoba 28 umpan progresif, enam kali menggiring bola ke depan, serta total 75 sentuhan dengan satu umpan kunci dan empat kali merebut bola.
Kontribusinya tercermin lewat nilai xT gain tertinggi di laga ini, yakni 1,765. Angka itu menunjukkan betapa sering keterlibatannya membawa Madrid masuk ke area berbahaya. Huijsen benar-benar menjadi penghubung utama antara lini belakang dan serangan.
Arda Guler tampil efisien sekaligus menentukan di lini depan. Ia menyelesaikan 90,5 persen umpan, 75 persen longball, dan melakukan 10 kali carry progresif dengan 32 sentuhan di sepertiga akhir. Satu gol dan catatan xT gain 0,624 menegaskan perannya sebagai penentu kemenangan Madrid.
Catatan Statistik Mallorca dan Kegemilangan Vinicius
Vinicius Junior kembali menjadi ancaman utama Madrid di area berbahaya. Ia melakukan 14 progressive carries, mencatat 55 sentuhan di zona menyerang, serta menambah dua dribel sukses dan tiga recovery. Golnya jadi penegas comeback Madrid sekaligus memastikan tiga poin.
Dari kubu Mallorca, ada beberapa catatan positif meski kalah dalam hasil akhir. Marash Kumbulla dan Manu Morlanes sama-sama mencatat dua digit umpan progresif, sementara Sergi Darder menambahkan 10. Di sisi lain, Pablo Torre menonjol lewat akurasi longball 83,3 persen, tertinggi di laga ini.
Morlanes bahkan menjadi pemain dengan recovery terbanyak, yaitu tujuh kali. Kiper Leo Roman juga menyumbang catatan penting dengan nilai xT gain 0,715, tertinggi bagi timnya. Statistik ini memperlihatkan bahwa Mallorca tetap memberi perlawanan meski kalah tipis dari Madrid.
Sumber: Managing Madrid